pemuda

pak TUGAS DEWAN itu apa sih

pak TUGAS DEWAN itu apa sih Pelajar SD IT Darussalam saat acungan jarinuntuk bertanya kepada Ketua DPRD Kutim.

144 bocil serbu gedung DPRD Kutim untuk mengenal tugas dewan

SANGATTA

Seluk beluk kehidupan di kantor Perwakilan Rakyat Kutim tiba-tiba menjadi ramai dengan kedatangan 114 orang pelajar SD IT Darussalam Sanggata.

Para pelajar yang masih duduk di kelas V ini  Selasa (15/9) lalu mendatangi Ketua DPRD Kutim  Gedung Pelangi, kertuka tiba di gedung yang menjulANG TINGGI ITU MEREKA   langsung disambut Ketua DPRD Kutim Jimmi beseta  puluhan anggota DPRD Kutim lainnya.bocil yang belum tahu persis dunia politik ini, ketika berada di ruang Panel yang cukup dingin diberi informasi trerkait tugas dan fungsi DPRD Kutim yang kini dihuni 40 orang wakil rakyat Kutim. “kami yang bekerja di gedung DPRD ini kesemuanya berjumlah 40 terdiri dari berbagai suku dan agama serta partai politik ada Golkar, Demokrat, Nasdem, PKS, PAN, PDI Perjuangan yang dalam melaksanakan tugasnya dibagi kedalam alat kelengkapan dewan serta fraksi serta dibantu SekretariAT dewAN,’’ beber Jimmi yang sebelumnya menyebutkan 3 tugas utama DPRD yakni legislasi (pembentukan peraturan daerah), anggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Jimmi menyebutkanmelalui program Sapa (Mitra Inspirasi untuk Anak-Anak), implementasi kurikulum terbaru ini membawa siswa keluar dari kelas untuk melihat realita lapangan. Mengawali pertemuan, Jimmi memaparkan materi edukatif mengenai tiga fungsi utama dewan.

Meski sempat belum paham betul aksan tugas dewan, namun ketika dibuka sesi tanya para peserta berebutan untuk menyampaikan pertanyaan. Dalam sesi  tanya jawab ini 8 dari puluhan penanya m yang berhasil menjawabpertanyaan dari Ketua DPRD Kutim mereka mendapat hadiah khusus dari kader PKS ini.Ketua DPRD Kutim, Jimmi, mengaku bangga serta kagum dengan antusiasme dan keberanian para murid selama berinteraksi.

 

“ saya sangat senang, adik-adik sangat antusias bertanya dan interaktif saat ditanya balik. Kehadiran Sekolah IT Darussalam Sangatta ini memberikan contoh bahwa sejak dini kita harus membekali mereka melihat realita. Dengan melihat langsung, ke depan mereka tidak lagi meraba-raba tentang legislasi. Harapan kita kelak ketika menjadi pemimpin, mereka sudah mengenal amanah ini sejak dini,” ujar Jimmi seraya tersenyum.

Waka Kurikulum SD IT Darussalam Sangatta, Fitri Yuli Astuti, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas keterbukaan lembaga wakil rakyat Kutim dalam mendukung literasi pendidikan Politik  ini.

 “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Jimmi atas sambutan luar biasa ini. Beliau benar-benar membuka diri untuk anak-anak kami. Melalui program Sapa ini, anak-anak bisa bermitra dan memetik banyak sekali inspirasi, wawasan, serta pelajaran berharga langsung dari figur pemimpin mereka,” ungkap Fitri Yuli Astuti dalam acara yang diakhiri dengan tukar-menukar cenderamata serta sesi foto bersama.(SK02)

Share to:

Ivan

Editor