Catatan Syafranudin - Karo Humas Kaltim (1) : Terpapar Covid 19 Seperti Kiamat
- editor@ivan
- 05 Feb 2021
- 1046
Seorang pasien penderita Covid 19 yang menjalani intensif di RSU AW Syahrani Samarinda. (Foto Humas Kaltim)
Kepala Biro Humas Kaltim, Syafranuddin ternyata diam-diam blusukan untuk mencari tahu sikap masyarakat terhadap Virus Corona. Iapun sempat bertemu dan melakukan wawancara dengan sejumlah mereka yang terpapar Covid 19. Beragam cerita itu, ia tulis dalam tulisan bersambung seperti dikirimnya ke Swara Kutim.com yang mulai hari ini kami turunkan, semoga bermanfaat.(RED)
BAGI orang yang belum terpapar Covid 19 atau Corona, mungkin bisa tertawa, tersenyum dan membuat bermacam-macam komentar. Namun bagi mereka yang sudah mengetahui positif, bak kiamat. “Sungguh, terasa lemas badan saya mengetahui saya positif terpapar Covid 19,†kata seorang pasien Corona sesaat masuk kawasan BPSDM Kaltim yang kini menjadi pusat karantina bagi pasien Corona.
Seraya menyeka air mata, pasien yang tercatat warga Samarinda ini, mengaku tidak tahu persis dimana terpapar dan dari mana. Ketika ditelepon, lanjut sang pasien tadi, saya seperti mau ambruk saja, dunia gelap rasanya. “Kasihan anak-anak saya, semoga saja mereka kuat imunnya sehingga tak terpapar juga,â€ungkapnya sambil membawa dua tas yang berisikan pakaian untuk selama menjalani masa karantina.
Menjadi pasien Corona bagi wanita yang berjilbab sangat ditakutinya, tak heran ia menyatakan anjuran pemerintah ia turuti baik selama berada di rumah maupun tempat kerja. Namun, ia menyadari ada kalanya lupa seperti cuci tangan, memakai masker.
Hal senada juga diakui pasien lainnya, bahkan mereka mengaku sehat tidak merasa gangguan apapun kecuali batuk. Namun belakangan batuknya bertambah parah, kemudian terasa tidak enak di tenggorokan. “Ketika tenggoroka terasa nggak enak, kami langsung periksa ternyata positif. Kabar positif inilah yang membuat kaget, karena teringat keluarga,†ujar pria yang kini bekerja di sebuah OPD Pemprov Kaltim.
Disinggung dimana dan kapan berdekatan dengan orang yang terpapar Corona, pria yang sudah lama mengabdi di Pemprov Kaltim, tak mengetahui. “Selama ini kami tak pernah berdekatan dengan pasien Corona, kok bisa ya saya terpapar ,†ungkap pria yang mengaku sudah berusia di atas 50 tahun.
Ketika ditanya kondisi selama mengikuti karantina, mereka mengakui sudah mengalami peningkatan. Namun, diakui tidak sedikit yang harus dirawat intensif di RSU AWS, namun bagaimana kondisi terakhirnya, warga karantina tak mengetahui. “Disini kami diajak happy, agar imun kami tambah kuat melawan Corona. Namun salah satu hiburan yang menyenangkan, kabar keluarga ternyata mereka tak apa-apa setelah menjalani pemeriksaan,†cerita pria yang mengaku setiap hari berolahraga serta bersih-bersih lingkungan untuk menghilangkan kejenuhan.(bersambung)
Berita Lainnya
BUAYA BANYAK MUNCUL DI KENYAMUKAN, HATI-HATI
sangatta (21/7)Banyaknya buaya muara menampakan diri di sekitarakenyamukan, menjadi perhatian satuan ....
- editor@ivan
- 21 Jul 2025
- 199
Alfin : KPK Terus Dampingi Pemkab Kutim Dalam Usaha Mencegah TPK
SANGATTA (5/11)Agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan anggaran termasuk pengelolaan asset dae ....
- editor@ivan
- 05 Nov 2020
- 653
nurhani jamaaah kloter 4 / bpn wafat di medan -dalam penerbangan ke balikpapan alami sesak nafas.
balikpapan,(23/6)satu jamaah hai asal berau yang tergabungdalam kloter 4 bpn, bernama nurhani (71) s ....
- editor@ivan
- 23 Jun 2025
- 220
Rudi : Penunjukan Plt Bukan Mutasi Jabatan
SANGATTA (16/12-2020)Pengangkatan atau penunjukannbsp; pejabat pelaksana harian (PLH) atau Pelaksana ....
- editor@ivan
- 16 Des 2020
- 1157
Peduli Kalsel, Satpol PP Sumbang Mie Instan
SAMARINDA (19/1-2021) Bencana alam yang melanda Kalsel, menjadi perhatiannbsp; keluarga besar Satuan ....
- editor@ivan
- 19 Jan 2021
- 671

