Pendidikan

Besok, sistem pembelajaran  kembali ke tatap muka

Besok, sistem pembelajaran  kembali ke tatap muka seorang petugas sedang melakkan pengamatan kualitas udara akibat Karhutla

SANGATTA

Membaiknya udara di Kutim akibat Karhutla,  langsung merubah kebijakan Pemkab Kutim dari pemberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ke Pembelajaran tatap  Muka, pembelajaran langsung di sektor pendidikan ini mulai diberlakukan Selaa (29/9) besok.

Namun kembalinya belajar tatap muka ini tidak semua kecamatan karena ada tiga kecamatan yang masih memberlaukan PJJ yakni Bengalon, Busang dan Muara Wahau. Kadisdikbud Kutim Mulyono menyebutkan pertimbangannya karena kondisi udara di tiga kecamatan masih buruk. Sementara yang lain sudah baik akibat turunnya hujan.’’ Keputusan kembali ke tatap muka setelah mempertimbangkan rekomendasi Dinas Kesehatan yang setiap hari memantau kondisi udara di semua kecamatan,’ terang Mulyono.

Keputusan memberlakukan PJJ sendiri dilakukan sejak Jumat (18/9) lalu.

Keputusan meniadakan KBM tatap muka ini, Memperhatikan saran dan rekomendasi dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, terkait kualitas udara di Kutim yag kian memburuk akibat karhutla, Diknasbud Kutim Kamis (17/9) mengeluarkan edaran ke semuasekolah untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Mulai Jumat (18/9).

Ia menambahkan pembelajaran dapat dilakukan secara daring atau dengan penugasan yang memungkinkan peserta didik tetap mengikuti proses belajar dari rumah.

Ditegaskan, sekolah memastikan Proses pembelajaran berjalan lacar tidak merugikan peserta didik, dan guru atau tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas kedinasan sesusai peraturang yang ada termasuk bekerja daei rumah WFH,’ tandas Mulyono seraya menambagka absesnsi tetap diberlakukan.

Berdasarkan evaluasi sebut Mulyono, pelaksanaan PJJ berjalan sesuai harapan dan aktifitas belajar tidak berkurang baik oleh guru maupun murid. ‘’evaluasi kam,i selama PJJ kegiatan tetap berjalan sesuai anjuran,’’ terang Mulyono. (sk08)

 

 

 

 

Share to:

Ivan

Editor