asisten administrasi umum setda Kutim Idham Chalid saat membacakan nota penjelasan RAPBD Kutim
Apbd Kutim tahun 2026 baik pendapatan
maupun belanja diusulkan berubah menjadi Rp 6,4 T yang sebelumnya Rp 5,7 T ada
penambahan. Usulan perubahan itu disampaikan Bupati Kutim dalam Nota Penjelasan
terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026
dalam Rapat Paripurna DPRD Kutim, Rabu (30/9)
Nota penjelasan APBD Perubahan
dibacakan Asisten Administrasi Umum
Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Idham Cholid. Dijelaskan, perubahan APBD 2026 disusun setelah adanya
kesepakatan antara Pemkab Kutim dan DPRD Kutim terhadap perubahan Kebijakan
Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara
(PPAS) pada 25 September 2026.dari pendapatan daerah yang sebelumnya
dianggarkan Rp5,763 triliun meningkat menjadi Rp6,408 triliun.terjadi
peningkatan sekitar Rp644,36 miliar.
Sementara belanja daerah yang
sebelumnya sebesar Rp5,738 triliun naik menjadi Rp6,427 triliun. Namun masih
terdapat defisit sekitar Rp19 miliar. Yang
Dapat ditutup melalui pembiayaan daerah dari SiLPA tahun anggaran 2025.
Dijelaskan perubahan APBD
disusun dengan memperhatikan perkembangan pelaksanaan anggaran, perubahan
proyeksi pendapatan daerah, kebutuhan penyesuaian belanja, kebijakan pembiayaan
serta program dan kegiatan yang harus diselesaikan hingga akhir tahun.
‘’Perubahan APBD juga tetap
mengacu pada tema pembangunan Kutim 2026, yakni peningkatan kualitas sumber
daya manusia sebagai penggerak transformasi ekonomi yang didukung kemantapan
infrastruktur untuk investasi.,’’ sebut idham chalid.
Iapun menyebutkan ada Enam
prioritas pembangunan tetap menjadi dasar, mulai dari infrastruktur dan
konektivitas, transformasi ekonomi, peningkatan kualitas SDM, tata kelola
pemerintahan, lingkungan hidup hingga penguatan ketahanan pangan.
Diakhir penjelasanny, Pemkab Kutim
minta dukungan DPRD dalam pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026.“Melalui
perubahan APBD ini, Pemerintah Daerah berupaya memastikan agar alokasi anggaran
yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif dan terarah, dengan
memperhatikan perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan, kemampuan keuangan
daerah, serta waktu pelaksanaan yang tersedia sampai dengan akhir tahun
anggaran 2026,” harap bupati.(sk01)
Berita Lainnya
Pemprov Kaltim Tunda Semua Kegiatan Selama Masa PPKM
SAMARINDA (12/7-2021)Pemerintah Provinsi (Pemprov) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyaraka ....
- editor@ivan
- 12 Jul 2021
- 585
sah kerap mimisan disarankan belajar di rumah
SANGATTA suara kutim.com(11/1)KEPUTUSAN Sah (12) tidak diizinkan masuksekolah selama 3tahun terakhir ....
HAdapi bonus demografi, sekolah diharapkan bentuk ssk
nbsp;SANGATTA.Masalah kependudukan tidaksemata urusan dewasa, sgar lebih tepat sasaran demi tertib a ....
Ivan Satu Almamater Dengan Ngayoh
SAMARINDA (10/2-2021)Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Almarhum DR Yurnalis Ngayoh ....
- editor@ivan
- 10 Feb 2021
- 638
Mahasiswa Kutim Juiga Ikut Berdemo, Kritik Sejumlah Masalah Termasuk Banjir
SANGATTA (11/4-2020)Melihat isu nasional dan ekonomi yang mecekikmasyarakat, ratusan mahasiswa di Sa ....
- editor@ivan
- 11 Apr 2022
- 504

