Kutai Timur

program Minggu kasih cara Polsek Teluk Pandan jalin komunikasi dengan pengurus Gereja dan jamaat.

program Minggu kasih cara  Polsek Teluk Pandan jalin komunikasi dengan pengurus  Gereja dan jamaat. program Minggu Kasih Polsek Teluk Pandan yang bertujuan menjsalin komunikasi Polisi dengsn masyarakat

TELUK PANDAN

Menjaga Kamtibmas Teluk Pandan tetap terkendali dan tidak terjadi lagi Karhutla, Polsek Teluk Pandan  Ahad (18/10)  menggelar program Minggu Kasih di Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GPDSI).

Kunjungan yang dirangkai dengan sosialisasi  dan pengamanan ini dipimpin Ps. Kanit Binmas Polsek Teluk Pandan Aipda Wahyudi. Saat bertemu Jamaat GPDSI  Aipda Wahyudi menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Teluk Pandan Ipda Aprilliando Saputra menjelaskan program  Minggu Kasih merupakan upaya kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

‘’dengan program  Minggu Kasih, diharapkan etercipta komunikasi yang baik antara Polsek dengan masyarakat.  Kami mengajak seluruh warga untuk berperan aktif menjaga kamtibmas dan segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau melalui layanan Call Center Polri 110 apabila mengetahui adanya kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, trrmasuk Karhutla., ” terang Aprilliando.

Iapun mengingatkan masyarakat untuk dengan mudah menerima informasi yang belum terverifikasi kebenaranya. Yang terpenting bagaimana masyarakat bisa  menjaga kerukunan dan kesehatan  lingkungan masing-masing.’’keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,’’ bebernya.

 

“karena itu masyarakat  diminta untuk tetap menjaga kerukunan, tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba. Apabila melihat atau mengetahui dugaan tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian melalui saluran yang ada diantaranya call center 110,,” pesanya.

Sebagai gerbang Kutim, diingatkan warga Teluk Pandan yang berada dalam kawasan hutan TNK untuk tetap menjaga hutan dan lahan yang ada tidak terbakar, selain itu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit diantaranya virus nipah. Hal yang tak kalah pentingnya, kepada jamaat diingatkan untuk waspada dalam beribadah dengan memastikan sepeda motor yang dibawa benar- benar terkunci aman. ‘jika sudah dipastikan tentu ibadah akan berlangsung tenang,’’ kata Aprilliando.

Karena itu , Aprilliando berharap Minggu Kasih, sinergi antara kepolisian, pengurus gereja, dan masyarakat semakin kuat dan dapat mecegag sejak dini  gangguan keamanan saat ibadah berlangsung.(sk02)

 

Share to:

Ivan

Editor