Kutai Timur

Polairud Kutim kembali selamatkan pemancing terombang-ambing di perairan Sangatta.

Polairud Kutim kembali selamatkan pemancing terombang-ambing  di perairan  Sangatta. anggota Polairud Kutim ketika melakukan penyelamatan 2 pemancing yang terombang-ambing di Perairan Sangatta.(FOTO IST)

SANGATTA, Polairud Kutim yang bermarkas di Kenyamukan, kembali berhasil menyelamatkan pemancing yang terombang ambing di perairan Sangatta, Jumat (16/10).pemancing yang berhasil dievakuasi  2 orang, ‘’ mereka bermsaksud pergi melaut untuk memancing menggunakan Kapal Motor bernama Demit, namun di tengah Perairan Sangasta yang cukup bergelombang tiba-tiba mesin mengalami kerusakan sehingga  diterombang-ambing di bawa arus air,’’ kata Kasat Polairud Polres Kutim Iptu Herianto, Sabtu (17/10) siang.

Disebutkan dalam keadaan tak berdaya di tengah laut yang bergelombang, pada saat kritis itu melintas seorang nelayan yang sedang dalam perjalanan kembali ke Kenyamukan. Berdasarkan Informasi nelayan tadi, sejumlah Petugas di Pos Kenyamukan, sebut Harianto, langsung bergerak ke lokasi KM demit terombang-ambing sehingga kedua pemancing berhasil dievakuasi ke Dermaga Kenyamukan.

Berdssarkan informasi kedua pemancing yang berhasil diselamatkan Satpolairud Kutim yakni Bernama Barto (36) sebagai Pemilik Kapal  dan Roy (24) sebagai penumpang. mereka terombang ambing di laut Sangatta lebih dari 1 jam beruntung menjelang malam tiba berhasil di selamatkan Polairud Kutim dengan menarik kapal mereka di Kenyamukan.

Mantan Kapolsek Rantau Pulung ini menandaskan Polisi dalam melaksanakan tugas sehari-harinya tidak saja berkutat dalam penegakan hukum tetapi ikut dalam penyelamatan jiwa manusia. ‘’salah satu tugas yang diemban Satpolairud yang memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami masalah di laut,’’ tandasnya.

Iapun keepatan pertolongan yang dibaerikan tergantung keceptan informasi yang diterima. Iapun mengapresiasi kepedulian nelayan di Kenyamukan yang lsangsung memberikan informasi cepat ada kapal mengalai gangguan di lautan.

Kepada warga masyarakat yang akan berkatifitas di laut atau sungai, untuk lebih waspada karena ancaman  kerap datang tiba-tiba seperti serangan buaya atau mesin mati.

Dia juga mengingatkan nelayan dan pemancing agar tidak mengabaikan pemeriksaan kondisi kapal sebelum melaut. Kesiapan mesin, ketersediaan bahan bakar, serta kelengkapan alat keselamatan menjadi hal penting untuk mengantisipasi kondisi darurat di tengah laut.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kelayakan kapal sebelum berangkat, membawa perlengkapan keselamatan seperti pelampung, dan radio komunikasi serta HP, kalau menggalami gangguan di laut segera melapor kepada petugas laut atau menggunakan call center 110 , pesan. (sk01)

 

Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di perairan. Selain memastikan kapal dalam kondisi layak, komunikasi dengan petugas juga diperlukan agar penanganan dapat segera dilakukan ketika terjadi keadaan darurat.

Share to:

Ivan

Editor